"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
QS. Ar-Rum : 21
Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”
Matius 19:6
&
Our Journey
Memang benar kata banyak orang bahwa masa putih abu-abu merupakan masa yang paling berkesan. Begitu pula dengan kisah kita yang berawal dari perkenalan di bangku SMA.
Kisah kami berawal dari teman satu kelas hingga berlanjut menjadi teman bercerita, berbagi keluh kesah. Seiring berjalannya waktu diam-diam kami saling menyimpan perasaan satu sama lain, akan tetapi kami memilih menjadi secret admirer karena takut pertemanan yang sudah dilandasi rasa sayang ini akan diketahui oleh satu sama lain. oleh sebab itu kami memilih saling menyimpan perasaan dan diam-diam saling mendoaakan hingga tiba saatnya waktu perpisahan. Masa SMA selama 3 tahun terasa sangat cepat dan susah untuk dilupakan, akan tetapi takdir berkata kami harus saling tidak bertegur sapa seperti halnya orang asing. Waktu SMA berakhir begitu pula kisah pertemanan kami. Kami memilih jalan hidup masing-masing karena kesalah pahaman sepihak. Saya melanjutkan kuliah di Yogyakarta dan mencoba melangkah menuju gerbang cerita kehidupan selajutnya.
Merakit Lebih kuat
3,5 tahun kita tidak pernah berjumpa, tanpa ada pertanyaan "Hai bagaimana kabarmu?" hingga suatu ketika takdir membawa kami berdua kembali bertemu di salah satu tempat di Yogyakarta. Berawal dari status WA hingga akhirnya kami kembali bertegur sapa. Waktu berjalan semakin cepat, hingga kami menyelaraskan pikiran dan hati "Apakah tidak lebih baik jika kita menjadi teman hidup saja?" hingga akhirnya kami memutuskan untuk menjadi teman hidup selama-lamanya.
Berlayar Lebih Jauh
Takdir membawa kami sampai kepada hari dimana kami akan mengucapkan janji untuk saling menjaga, menyayangi sepenuh hati pada Hari Rabu, 8 Oktober 2025 tepat dimana 8 tahun lamanya kita berteman dan melanjutkan untuk tetap menjadi teman hidup di dunia maupun di surga. Bukan karena bertemu lalu berjodoh, tetapi karena berjodohlah kami dipertemukan kembali. Sebagaimana yang telah dikatakan oleh Sayyidina Ali Bin Abi Thalib "Apa yang menjadi takdirmu akan menemukan jalannya untuk menemukanmu".
Menjadi sebuah kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dalam hari bahagia ini. Terima kasih atas segala ucapan, doa, dan perhatian yang diberikan.